fbpx

Hari Raya Idul Adha atau yang biasa disebut juga Hari Raya Qurban tinggal menghitung hari lagi. Tapi, apakah Sahabat masih ada yang bingung tentang hal – hal yang berkaitan dengan qurban? Untuk itu pada kesempatan kali ini, kami akan sedikit membahas mengenai Pengertian, Hukum, Dalil, dan Ketentuan Qurban. Simak terus dan jangan lupa follow akun Instagram dan Facebook ( Instagram.com/laznahwanur dan Facebook.com/laznahwanurpusat ) untuk update mengenai kegiatan kami dan juga pengetahuan lainnya.

 

  1. Pengertian Qurban

Menurut bahasa, Qurban adalah pendekatan diri kepada Allah SWT. Menurut Syara’, Qurban adalah beribadah untuk mendekatkan diri pada Alloh SWT. Kurban berarti dekat atau mendekat atau disebut Udhhiyah atau Dhahiyyah yang secara harfiah berarti hewan sembelihan. Bagi umat islam, ritual kurban dilakukan pada bulan 10 Djulhijjah (hari nahar) dan 11, 12 dan 13 Djulhijjah (hari tasyrik) bertepatan pada hari raya Idul Adha.

  1. Hukum Qurban

Hukum Qurban terbagi dua, yaitu :

  • Sunnah Muakkad adalah sunah yang dianjurkan. Dasar berkurban hanya karena mampu.
  • Wajib adalah keharusan, karena adanya nadzar atau janji baik nadzar hakikat atau nadzar hukum.
  1. Dalil Berqurban
  • Al-Qur’an S. Al-Kautsar: 1 – 2,

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Sesungguhnya Kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah kurban.”

  • Al-Qur’an S. Al-Hajj: 37,

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ

”Daging-daging kurban dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”

  • Al-Qur’an S. Al-Hajj: 36,

فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ

“Maka makanlah sebagiannya (daging kurban) dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (orang yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta.”

 

  1. Ketentuan Qurban

Ada beberapa ketentuan hewan qurban  yakni :

  1. Hewan-Hewan

Hewan yang boleh dikurbankan dapat dilihat dari umurnya, yaitu:
Unta yang telah berumur 5 tahun memasuki tahun ke 6
Sapi yang telah berumur 2 tahun memasuki tahun ke 3
Kambing/domba yang sudah berumur 2 tahun dan sudah tanggal gigi.

  1. Penyembelihan dilaksanakan pada tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah
    3. Berqurban didasari atas niat karena Allah dan mendekatkan diri pada-Nya
    4. Qurban kambing cukup untuk 1 orang, sapi dan unta untuk 7 orang

Hewan yang tidak diperbolehkan untuk qurban yaitu:

  1. Hewan yang penyakitnya terlihat dengan jelas atau kasat mata.
  2. Hewan yang buta
  3. Hewan yang pincang kakinya dan parah kondisi pincangnya.
  4. Hewan yang sumsum tulangnya tidak ada, karena kondisinya sangat kurus sekali.

Rasulullah saw bersabda, “Ada empat penyakit pada binatang kurban yang dengannya kurban tersebut tidak mencukupi, yaitu yang buta dengan kebutaan yang nampak sekali, dan yang sakit dan penyakitnya terlihat sekali, yang pincang sekali, dan yang kurus sekali.”

  1. Hewan yang cacat yaitu yang telinga atau tanduknya sebagian besar hilang.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Pengertian, Hukum, Dalil, dan Ketentuan Qurban, semoga bermanfaat bagi kita semua, dan jangan lupa ikuti terus postingan selanjutnya.