Membayar Zakat melalui Lembaga Zakat

 

Membayar Zakat Melalui Lembaga Zakat – Sering timbul pertanyaan dari masyarakat, mana yang lebih utama; zakat disalurkan langsung oleh muzakki kepada mustahik, ataukah melalui amil ? jika disalurkan langsung oleh muzaki kepada mustahik, memang ada semacam perasaan tenang, karena menyaksikan secara langsung bahwa zakatnya tersebut telah tersalurkan kepada mereka yang dianggap berhak menerimanya. Tetapi, pertanyaan : apakah betul zakatnya zakatnya tersebut disalurkan secara tepat ? seringkali orang sudah merasa menyalurkan zakat kepada mustahik. Padahal ternyata yang menerima bukanlah mustahik yang sesungguhnya, hanya keterlibatan dan kedekatan secara emosi, maka ia berikan zakat kepadanya. Misalnya disalurkan kepada kerabatnya sendiri, yang menurut anggapannya adalah sudah termasuk kategori mustahik.

Padahal, jika dibandingkan orang-orang yang berada dilingkungan sekitarnya, masih banyak orang-orang yang lebih berhak menerimanya, sebab lebih fakir, lebih miskin dah lebih menderita dibandingkan dengan kerabatnya tersebut. Tentu saja hak itu perlu diluruskan agar segala ibadah itu sejalan dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh Rasululah SAW.

Perlu kita sadari bersama, bahwa satu satunya ibadah yang secara ekplisit, mantuq, dan tersurat diungkapkan ada petugasnya adalah zakat. Hal ini, sebagai mana firman yang terdapat dalam QS. At-Taubah ayat 60 dan 103.

 

membayar zakat melalui lembaga zakat

 

Membayar Zakat melalui Lembaga Zakat

Karena itu, Rasulullh SAW selalu mengutus petugas zakat ke tiap-tiap daerah untuk memungut zakat yang diambil dari orang-orang kaya di daerah itu dan deiserahkan pada orang-orang miskin. Misalnya, beliau megutus sahabat Muadz bin Jalal untuk pergi ke Yaman. Dengan demikian, kalau ditanya manakah yang lebih utama ? maka jawabannya, bahwa zakat itu lebih utama jika diserahkan melalui para amil zakat yang amanah dan profesional. Amil zakat yang kuat dan kredibel.

Membayar Zakat melalui Lembaga Zakat – Karena pada dasarnya, jika zakat itu diserahkan melalui amil (lembaga), maka paling tidak ada enam keunggulan:

  1. Sesuai dengan petunjuk Al-qur’an dan as-sunnah
  2. Menjamin kepastian dan disiplin pembayar zakat.
  3. Menjaga perasaan rendah diri mustahik apabila berhadapan langsung untuk menerima zakat dari para muzakki.
  4. Mencapai efisiensi dan efektivitas, serta sasaran yang tepat dalam pendayagunaan zakat, menurut skala prioritas yang ada pada suatu tempat.
  5. Memperlihatkan syiar islam, dalam semangat penyelenggaraan pemerintah yang islami.
  6. Mobilisasi dana zakat akan besar. Jika zakat diserahkan langsung secara individual, maka mobilisasi dananya akan kecil. Dengan tingginya mobilisasi dana zakat ini, maka peluang untuk mengentaskan kemiskinan akan jauh lebih besar.

Ingin mengetahui berapa zakat yang harus dikeluarkan? Klik link dibawah ini untuk menghitung zakat anda

KALKULATOR ZAKAT

Informasi Lebih Lanjut Mengenai LAZ Nahwa Nur

[maxbutton id=”6″ url=”https://laznahwanur.org/form-donasi/” text=”Donasi” ]


3 Komentar

8 Asnaf/Golongan yang Berhak Menerima Zakat - Laz Nahwa Nur · November 7, 2017 pada 9:39 am

[…] Baca juga : Kenapa harus membayar zakat melalui lembaga zakat […]

Apakah Perbedaan Infak dan Sedekah? - Laz Nahwa Nur · November 29, 2017 pada 8:42 am

[…] Baca juga : Kenapa harus membayar zakat melalui amil zakat […]

Panduan Zakat Maal mudah terpercaya · November 30, 2017 pada 8:12 am

[…] Baca juga : Kenapa harus membayar zakat dilembaga zakat […]

Komentar ditutup.